Minggu, 16 Januari 2011

e-comerce

Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

e-learning

Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran (Inggris: Electronic learning disingkat E-learning) adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (learner atau murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.

Plus Minus E-learning

Seperti Sebagaimana yang disebutkan di atas, e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran.
Dalam e-learning, faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis menjadi berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh "contents writer", designer e-learning dan pemrogram komputer.
Dengan adanya e-learning para guru/dosen/instruktur akan lebih mudah :
  1. melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir
  2. mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya
  3. mengontrol kegiatan belajar peserta didik.
Kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan e-learning yang tidak bagus. Sebagaimana asal kata dari e-learning yang terdiri dari e (elektronik) dan learning (belajar), maka sistem ini mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Sejarah dan Perkembangan E-learning

E-pembelajaran atau pembelajaran elektronik pertama kali diperkenalkan oleh universitas Illinois di Urbana-Champaign dengan menggunakan sistem instruksi berbasis komputer (computer-assisted instruction ) dan komputer bernama PLATO. Sejak itu, perkembangan E-learning dari masa ke masa adalah sebagai berikut:
(1) Tahun 1990 : Era CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi e-learning yang berjalan dalam PC standlone ataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan AUDIO) DALAM FORMAT mov, mpeg-1, atau avi.
(2) Tahun 1994 : Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara massal.
(3) Tahun 1997 : LMS (Learning Management System). Seiring dengan perkembangan teknologi internet, masyarakat di dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai dirasakan sebagai kebutuhan mutlak , dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinilah muncul LMS. Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikiran baru untuk mengatasi masalah interoperability antar LMS yang satu dengan lainnya secara standar. Bentuk standar yang muncul misalnya standar yang dikeluarkan oleh AICC (Airline Industry CBT Commettee), IMS, SCORM, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
(4) Tahun 1999 sebagai tahun Aplikasi E-learning berbasis Web. Perkembangan LMS menuju aplikasi e-learning berbasis Web berkembang secara total, baik untuk pembelajar (learner) maupun administrasi belajar mengajarnya. LMS mulai digabungkan dengan situs-situs informasi, majalah, dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia , video streaming, serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar, dan berukuran kecil.

eLearning 2.0

Istilah e-Learning 2.0 digunakan untuk merujuk kepada cara pandang baru terhadap pembelajaran elektronik yang terinspirasi oleh munculnya teknologi Web 2.0. Sistem konvensional pembelajaran elektronik biasanya berbasis pada paket pelajaran yang disampaikan kepada siswa dengan menggunakan teknologi Internet (biasanya melalui LMS). Peran siswa dalam pembelajaran terdiri dari pembacaan dan mempersiapkan tugas. Kemudian tugas dievaluasi oleh guru. Sebaliknya, e-learning 2.0 memiliki penekanan pada pembelajaran yang bersifat sosial dan penggunaan perangkat lunak sosial (social networking) seperti blog, wiki, podcast dan Second Life. Fenomena ini juga telah disebut sebagai Long Tail learning.

IRC(Internet Relay Chat)

Internet Relay Chat (IRC) adalah suatu bentuk komunikasi di Internet yang diciptakan untuk komunikasi interpersonal terutama komunikasi kelompok di tempat diskusi yang dinamakan channel (saluran), tetapi juga bisa untuk komunikasi jalur pribadi.
IRC muncul sebagai saluran komunikasi pintu belakang yang menarik yang meliput kejadian-kejadian penting. Pada saat alat-alat komunikasi tradisional tak dapat berfungsi dengan baik, IRC dapat menjadi alternatif yang dapat diandalkan.

Sejarah IRC

IRC diciptakan oleh Jarkko Oikarinen (nickname "WiZ") pada akhir Agustus 1988 untuk menggantikan program di BBS yang disebut MUT (MultiUser Talk), di Finlandia di sebut OuluBOX. Oikarinen menemukan inspirasi Bitnet Relay Chat yang beroperasi di dalam Jaringan Bitnet. Dia membuat IRC client dan IRC server di Universitas Oulu, Finlandia (Pada saat dia bekerja di Departemen Informasi Ilmu Pengetahuan). Sekarang IRC sudah digunakan di lebih dari 60 negara di seluruh dunia.
Pada tahun 1992 Internet Relay Chat kemudian disempurnakan tepatnya pada saat perang gurun. Antara periode ini, informasi diterima dan disalurkan ke seluruh dunia sehingga karena dengan IRC manusia dapat berkomunikasi dengan jarak beribu-ribu mil. IRC adalah sebuah tempat pertemuan untuk siapa saja yang membutuhkan informasi langsung up to date dan dapat dipergunakan.

Bagian-bagian IRC

Terdiri dari bermacam-macam "network" (jaringan atau "nets") IRC server, mesin-mesin untuk menghubungkan pemakai dengan IRC. Nets yang terbesar adalah EFnet (IRC net yang pertama, yang kadang-kadang memiliki lebih dari 32000 pengguna IRC dalam satu saat), Undernet, IRCnet, DALnet, NewNet. Server-server tersebut yang menghantarkan informasi-informasi ke dan dari satu server ke server yang lain di dalam net yang sama. Client-client yang direkomendasikan:
  1. UNIX/Shell: ircII
  2. Windows: mIRC or PIRCH
  3. Macintosh: Ircle
Channel-channel dalam IRC dikelola oleh "channel operator",atau "ops". Channel operator adalah orang-orang yang berkuasa di channel tersebut, dan keputusan-keputusan mereka tidak dapat diganggu gugat. Mereka dapat "memilih" siapa saja yang bisa join di channel tersebut, siapa yang berhak berbicara (dengan membuat channel tersebut "moderated") dan juga menolak (dengan mem-"ban" beberapa pemain) Jika ada di-"ban" dari suatu channel, bicaralah dengan channel operator, dan minta dengan baik agar dia mengijinkan Anda untuk bergabung dengan channel tersebut (dengan meng-"unban").
IRC server dikelola oleh IRC admin dan IRC operator (atau "IRCops"). IRCops tidak turut campur dalam urusan pribadi orang-orang, perang antar channel, memberi status op, dan lain-lain. Mereka bukanlah "IRC cops".

Menggunakan IRC

Saat kita menggunakan Internet Relay Chat, kita akan disambut oleh Message of the Day (Pesan Hari Ini) atau MOTD yang berisi informasi tentang situs dan lalu lintas pada jaringan. Ketika menggunakan IRC, pengguna diminta untuk menyebutkan nama julukan atau samaran. Sang pengguna memiliki suatu program (yang disebut "client") untuk menghubungkan Anda dengan suatu server dari salah satu IRC nets tersebut di atas.
Bila telah log in pada client IRC, pengguna dapat secara otomatis menggunakan saluran aktif yang bernama #chatzone. Semua saluran atau channel IRC diawali tanda (#) ada juga dengan tanda (&). Channel-channel tersebut adalah channel-channel lokal di satu server saja sehingga pengguna harus bergabung dengan server tersebut untuk dapat bergabung dengan channel. Semua perintah IRC dimulai dengan garis miring (/). Misalnya untuk mengetahui daftar saluran yang sedang digunakan pada saat yang bersangkutan dan jumlah orang yang bercakap-cakap, ketik perintah “/list”. Untuk turut serta dalam percakapan di Internet ini, tinggal beri perintah ”/join” diikuti tanda #(nama saluran). Jika pengguna telah memiliki program seperti mIRC untuk Windows, beberapa perintahnya dapat dipilih dari menu-nya. Semua perintah-perintah dasar IRC berlaku untuk semua client-client.

Beberapa perintah dasar IRC

  • /Bye untuk keluar dari channel dan program IRC
  • /Help untuk meminta fasilitas bantuan yang akan menerangkan perintah IRC
  • /Ignore diikuti alamat email atau nama julukan pengguna lain untuk menolak saluran komunikasi dengan pengguna individu tersebut.
  • /Msg untuk mengirimkan pesan khusus kepada pengguna lain, diikuti nama julukannya lalu isi pesan
  • /Names untuk menunjukkan nama seluruh pengguna yang berada dalam channel tersebut.
  • /Nick untuk mengganti nama julukan atau nama samaran sebelumnya
  • /Whois diikuti nama julukan, akan menunjukkan informasi mengenai pengguna tersebut.

Menghubungi IRC

Pengguna IRC menjalankan program client yang berhubungan dengan sebuah server yang letaknya entah dimana. Lebih baik jika pengguna memiliki client lokal, hal tersebut dapat dicari tahu dengan mengetik IRC pada prompt komputer. Jika tidak ada, pengguna dapat menghubungi perusahaan jasa langganan untuk memasang client lokal.
Untuk mudahnya, pengguna dapat bergabung dengan channel-channel seperti: #new2irc, #newuser, #newbies atau #chatback #chat #ircbar. Jika pengguna membutuhkan pertolongan lebih lanjut dengan mIRC, pengguna dapat bergabung dengan #new2mirc atau #mirchelp. Untuk pertolongan dengan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya lebih umum, pengguna dapat bergabung dengan #irchelp.
Channel-channel di atas menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Bila pengguna ingin berbahasa Indonesia, dapat bergabung dengan #bawel, #pondok, #indo, #puncak, dan masih banyak lagi. Untuk membentuk channel sendiri, misalnya dengan nama #Surya (dengan catatan bahwa channel tersebut belum dibentuk oleh orang lain), pengguna cukup mengetikkan /join #Surya. Channel itu akan terbentuk dan pengguna adalah sang channel-op.
Beberapa situs IRC adalah untuk umum. Biasanya situs ini sangat padat karena banyak pengguna yang terhubung ke dalamnya. Berikut beberapa alamat client milik umum
  • sci.dixie.edu 6677
  • exuokmas.ecn.uoknor.edu 6533
  • obelix.wu-wien.ac.at 6996
  • irc.tuzvo.sk 6533
  • irc.nsycu.edu.tw 6533

Masalah-masalah dalam server

Gangguan dapat saja terjadi di dalam ber-IRC.

Net Split

Netsplit adalah kondisi dimana network bisa terpisahkan, sehingga pengguna akan terpisahkan dengan pemain-pemain lain. Lamanya split ini tidak bisa ditebak, kadang hanya terjadi sebentar saja, tetapi kadang-kadang juga dapat memakan waktu sampai berhari-hari.

Lag

Gangguan yang paling umum adalah "lag", dimana terjadi semacam hambatan ("delay") antara waktu saat pengguna mengetikkan suatu kalimat, dan waktu saat pemain lain membacanya. Cara mengatasinya adalah dengan memilih server yang dekat karena dapat mengurangi lag. Lag dapat diukur dengan menggunakan perintah /ping. Hal ini dapat ditanggulangi dengan mengganti server Anda, dengan menggunakan perintah /server nama.server.di.sini.

Sabtu, 15 Januari 2011

Topologi tree

Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi Bus

Pada topologi bus dua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
*Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Topologi Mesh

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

Topologi ring

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Kelebihan

  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data

Kelemahan

  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  • Sulit mendeteksi kerusakan
  • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus